Jumat, 04 Januari 2013

10 Spesies Hewan Paling Unik di Dunia



 
















1. T-Rex Leech (Lintah T-Rex)


Raja lintah baru, Tyrannobdella rex ditemukan di pelosok Amazon yang berada di wilayah Peru. Dengan panjang bisa mencapai 3-inchi, lintah ini punya sederetan gigi-gigi besar, sama seperti T-Rex sang dinosaurus predator.

2. Purple Octopus (Gurita Ungu)


Gurita warna ungu ini sama sekali tidak dikenal, mungkin memang jenis spesies baru. Ditemukan di laut dalam Samudera Atlantik di wilayah Kanada.

3. Yoda Bat (Kelelawar Yoda)


Mirip Yoda bukan? Kelelawar pemakan buah-buahan, alias kalong ini ditemukan di Papua Nugini.

4. Ninja Slug (Siput Ninja)


Dengan ekor 3 kali lebih panjang daripada tubuhnya, siput ini hanya ditemukan di wilayah Malaysia yang ada di Kalimantan. Siput ini menembakan spermanya kepada pasangannya dengan "panah cinta" yang terbuat dari kalsium karbonat dan dilumuri hormon.

5. Sneezing Snub-Nosed Monkey (Kera Hidung Pesek yang Suka Bersin)


Ditemukan di Myanmar. Penelitian menyimpulkan, bersin mereka disebabkan hawa dingin habitat mereka.

6. Wood-Eating Catfish (Ikan Lele Pemakan Kayu)


Ditemukan di hutan hujan Amazon, tampak dalam foto tengah memakan reruntuhan pohon di Sungai Santa Ana Peru. Dengan gigi uniknya, ia dapat mengambil material organik dari kayu.

7. Simpson Toad (Katak Simpson)


Ditemukan di barat Kolombia. "Hidungnya mirip Mr. Burns di Simpson", kata sang penemu. Itulah asal usul namanya.

8. Self-Cloning Lizard (Kadal yang Dapat Mengkloning Tubuhnya Sendiri)


Ditemukan di Vietnam. Merupakan menu makanan yang sangat populer disana. Leiolepis ngovantrii nama latinnya. Dan semua spesiesnya betina. Mereka dapat memperbanyak sendiri lewat klon, dan sama sekali tidak butuh pejantan.

9. Squid Worm (Cacing Cumi-Cumi)


Tidak jelas apakah ini cacing atau cumi-cumi, mereka mempunyai sirip untuk berenang, dan tentakel di kepalanya. Ditemukan di laut Sulawesi. Spesies ini menjadi anggota pertama dari kelas Polychaeta.

10. Pink Handfish (Ikan Tangan Merah Jambu)


Siripnya bukan dipakai untuk berenang, melainkan untuk berjalan. Panjang 4-inchi (sekitar 10 cm). Dan ditemukan di Pulau Tasmania, Australia





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar